Kios Kredit > Artikel Terbaru > Griya / Property > Apa Perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional?

Apa Perbedaan KPR Syariah dan KPR Konvensional?

  • Posted by: Master SEO
  • Category: Griya / Property
Membeli Rumah Secara Syariah

Bagi orang-orang yang akan berumah tangga atau sedang membangun rumah tangga salah satu keinginannya adalah memiliki rumah. Bagi seorang muslim, membeli rumah dengan tata cara yang syari sangat penting, salah satunya dengan metode KPR Syariah.

Salah satu cara untuk memiliki rumah sendiri adalah dengan membeli secara kontan atau kredit menggunakan KPR. Pada saat ini bagi umat muslim, sudah ada KPR syariah yang bisa memberikan rasa aman dari riba jika dibandingkan dengan KPR konvensional.

KPR Syariah yang Pelayanannya Cepat dan Angsuran Tetap

Beli Rumah KPR SyariahAda banyak KPR syariah yang ada di Indonesia, diantaranya adalah KPR BNI syariah yang memiliki keunggulan cepat dalam pelayanan.  Tentunya bagi orang yang ingin memperoleh pelayanan cepat maka usahakan untuk melengkapi persyaratannya.

Persyaratannya pun juga tidak terlalu sulit sehingga bisa dipenuhi dengan mudah oleh nasabah yang mengajukan KPR. Maksimal yang bisa dibiayai adalah hingga 5 miliar, yang tentunya sangat besar, salah satu indikatornya adalah berdasarkan penghasilan nasabah.

Baca juga: 13 Cara Sukses Mengatur Keuangan Rumah Tangga dengan Tepat

KPR BTN Syariah juga bisa dijadikan pilihan bagi orang muslim yang ingin membeli rumah dengan cara KPR. Pembelian dengan cara ini jika dibandingkan dengan KPR konvensional maka akan terasa lebih terencana secara keuangan.

Hal ini dikarenakan jika pada KPR konvensional pembeli atau nasabah harus mengangsur cicilan dengan bunga yang naik turun. Acuan yang digunakan untuk menentukan bunga biasanya berdasarkan pada suku bunga Bank Indonesia.

Pada simulasi KPR syariah seorang nasabah bisa menentukan harga rumah yang akan dibeli dengan bunga yang tetap. Tentunya dengan menggunakan bunga yang tidak berubah maka akan membuat nasabah bisa merencanakan keuangan dengan lebih pasti.

Cicilan yang dilakukan tidak berubah karena bunganya bersifat tetap sehingga pengeluaran untuk mencicil rumah pada tiap bulannya sudah pasti jumlahnya.

Simulasi perbedaan antara KPR bank konvensional dengan KPR bank syariah, salah satunya karena bunganya tidak tetap. Seseorang yang membeli secara konvensional maka akan ada perubahan bunga, sehingga perencanaan keuangan harus lebih dipikir lagi.

Tentunya jika bunga Bank Indonesia naik maka bunga cicilan rumah juga bisa ikut naik sehingga cicilan bertambah banyak. Jumlah cicilan yang bertambah banyak maka akan mengurangi pengeluaran rumah tangga lainnya.

KPR Syariah dengan Dokumen yang Aman

KPR Syariah dengan Dokumen AmanPerbedaan BTN syariah dan konvensional diantaranya adalah pada kelengkapan dokumen. Seseorang yang menggunakan BTN syariah maka sebelum dilakukan jual beli rumah dokumen-dokumennya sudah ada di pihak Bank.

Tentunya hal ini akan sangat membuat lega orang yang akan membeli dengan menggunakan BTN syariah. Dokumen properti adalah hal yang sangat penting dan harus ada jika tidak ingin terjadi masalah yang besar di kemudian hari.

Pembelian dengan menggunakan KPR syariah berbeda dengan konvensional. Pembelian dengan KPR konvensional maka dokumen-dokumen yang kadang masih sedang diurus.

Kemungkinan dokumen properti masih ada di pengembang juga bisa terjadi jika seseorang menggunakan cara kredit konvensional. Nasabah bisa mempertimbangkan kelebihan ini selain, karena lebih sesuai dengan syariat.

KPR syariah yang memiliki kelebihan karena sesuai dengan syariat, juga bisa memiliki jangka waktu lama. Tentunya dengan jangka waktu yang bisa sampai dengan 15 tahun akan menjadikan nasabah bisa membayar angsuran lebih kecil per bulannya.

Durasi yang sangat lama ini bisa menjadikan banyak orang lebih mudah untuk membeli rumah. Angsuran yang semakin kecil akan membuat daya beli orang yang sebenarnya tidak tinggi tetap bisa membeli rumah.

Perbedaan kpr syariah dan kpr bank syariah, juga masalah pada denda jika terjadi macet saat membayar cicilan. Seseorang yang memilih menggunakan KPR syariah maka tidak akan terkena pinalti atau denda jika macet dalam melakukan pembayaran cicilan.

Hal ini menjadikan pembeli tidak akan bertambah kesusahannya jika sedang tidak memiliki uang untuk membayar cicilan.

Kelebihan lainnya adalah tidak akan disita jika tidak bisa mencicil rumah yang dibeli. Hal ini membuat akan membuat pembeli merasa lebih tenang dengan model pembelian seperti ini.

Dokumen yang diberikan pada saat rumah selesai dibangun maka akan membuat pembeli merasa lebih nyaman dan aman. Dokumen rumah adalah hal yang sangat penting bagi pembeli rumah baik itu secara kontan ataupun mencicil.

Perbedaan properti syariah dan konvensional juga pada masalah harga yang bisa jadi lebih murah. Harga yang lebih terjangkau ini akan menjadikan semakin banyak orang bisa membeli.

Pada saat ini harga rumah atau properti yang selalu naik, terlebih karena harga tanah semakin tinggi terutama di kota-kota besar. Inflasi juga turut membuat harga properti menjadi semakin naik dari tahun ke tahun.

Salah satu hal yang menjadikan harga menjadi lebih murah adalah karena tidak ada perantara pihak ketiga. Harga langsung dari pihak pengembang sehingga tidak akan menambah harga pada rumah yang akan dibeli.

Pihak pengembang juga akan diuntungkan karena harga rumah yang dibangunnya tidak akan bertambah tinggi. Harga yang terjangkau tersebut akan membuat semakin banyak orang ingin membeli sehingga pengembang akan memperoleh banyak keuntungan.

Kekurangan dari KPR Syariah

Kekurangan KPR SyariahKelebihan dan kekurangan KPR syariah juga perlu diketahui oleh masyarakat. Tentunya jika kelebihan-kelebihannya telah diketahui maka perlu juga mengetahui apa saja kekurangannya.

Pembelian dengan cara ini maka cicilannya tetap tidak ada perubahan, baik ketika bunga naik ataupun sedang turun. Pada saat bunga sedang naik maka seseorang yang memilih cicilan dengan nominal tetap akan diuntungkan.

Baca juga: Cara Pengajuan Pinjaman Bank Mandiri Syariah Jaminan BPKB Motor

Pembeli yang menggunakan KPR konvensional akan merasakan keuntungan pada saat bunga sedang turun. Hal ini tidak akan diperoleh oleh pembeli yang membayar cicilan rumah dengan nominal tetap.

Author: Master SEO
Master SEO (Search Engine Optimization) - Jasa pengoptimalan, pembuatan website, content writer, dan digital martketing Indonesia profesional dan terbaik.