Kios Kredit > Artikel Terbaru > Pinjaman Dana > Gadai STNK Motor Tanpa BPKB di Pegadaian

Gadai STNK Motor Tanpa BPKB di Pegadaian

  • Posted by: kioskredit
  • Category: Pinjaman Dana
Gadai STNK Motor

Untuk mendapatkan dana tunai dengan cepat ada banyak hal yang bisa anda lakukan. Salah satunya adalah gadai stnk motor di pegadaian. Pegadaian merupakan salah satu lembaga keuangan yang memberikan kemudahan bagi anda yang membutuhkan dana. Biasanya pegadaian hanya menerima gadai perhiasan emas dan bpkb motor maupun mobil untuk digadaikan sebagai jaminan peminjaman dana. Namun, saat ini pegadaian sudah mulai meluaskan layanannya yaitu menerima stnk sebagai agunan peminjaman dana, tentunya hal ini melewati proses dan syarat yang sangat ketat.

Hal ini untuk menghindari kerugian yang akan terjadi pada pihak lembaga pegadaian, karena stnk hanyalah berupa nama dan  terkadang bukan milik pribadi. Oleh karena itulah pihak pegadaian memberikan kesulitan kepada peminjam yang ingin meminjam dana dengan menggunakan stnk saja.

Pinjam Uang Gadai STNK Motor

Sebelum itu, anda harus mengetahui cara kerja pegadaian terlebih dahulu bahwa pegadaian terbagi menjadi dua yaitu konvensional dan syariah.

Pertama, pegadaian konvensional. Cara kerja pegadaian jenis ini adalah anda harusmendatangi tempat pegadaian dan menunjukkan barang jaminan sebagai peminjaman dana. Kemudian pihak pegadaian akan menaksir barang jaminan anda, hal ini yang menentukan seberapa besar uang pinjaman yang bisa anda dapatkan. Pihak pegadaian akan memberikan waktu 4 bulan untuk mengembalikan dana pinjaman, namun apabila telah tiba waktunya anda tidak memiliki cukup uang untuk mengembalikan dana pinjaman maka anda bisa melakukan perpanjangan dengan membayar biaya operasional sejumlah tertentu sesuai dengan barang jaminan anda kepada pihak pegadaian. Pegadaian konvensional juga mengenakan biaya jasa untuk jumlah nominal yang dipinjamkan.

Kedua, pegadaian syariah. Proses dan waktu yang diberikan oleh pihak  pegadaian syariah sama halnya dengan pegadaian jenis konvensional. Bedanya adalah biaya jasa diganti dengan biaya penitipan. Karena anda akan menitipkan barang yang digunakan sebagai jaminan di pegadaian. Apabila dibandingkan dengan bank maka biaya penitipan atau biaya jasa ini disebut bunga.

Beberapa tips berikut untuk melakukan pinjaman dana di pegadaian menggunakan stnk yaitu:

pertama, melakukan perjanjian antar kedua belah pihak (pihak pegadaian dan pihak peminjam). Perjanjian ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko kesalahpahaman apabila ada masalah tentang kondisimotor atau stnk. Perjanjian ini harus tertulis hitam diatas kertas dan menggunakan materai serta tanda tangan asli, selain itu, kedua belah pihak diharapkan untuk membawa saksi.

Ketiga, memfotocopy STNK. Ketiga, fotocopy KTP. Dengan demikian pihak pegadaian akan lebih mempercayai anda, dan tidak akan was was bahwa anda akan melakukan penipuan. Karena maraknya penipuan yang sering terjadi akhir akhir ini.

Setiap sesuatu pasti ada sisi positif dan negatifnya masing masing, begitu juga dengan gadai stnk motor di pegadaian. Beberapa keuntungan dan kekurangan gadai stnk motor di pegadaianyang wajib anda ketahui sebelum anda memutuskan untuk gadai stnk motor di pegadaian. Salah satu keuntungannya adalah anda bisa mendapatkan dana cepat untuk mengcover kebutuhan anda saat ini. baik itu untuk keperluan bisnis, keperluan pengobatan, keperluan pendidikan maupun keperluan yang lainnya.

Lihat juga: Pinjam Uang Jaminan Sertifikat Rumah

Selain itu, suku bunga yang sangat rendah dibandingkan menggadaikan barang melalui bank baik itu bank konvensional maupun bank swasta, apalagi ke rentenir yang  menetapkan bunga yang sangat tinggi. Lebih dari pada itu, anda tidak perlu khawatir dengan barang jaminan anda, karena barang akan disimpan di tempat yang aman.

Sedangkan salah satu kekurangannya apabila anda melakukan gadai stnk motor di pegadaianadalah anda harus mengurus surat bukti pemindahtangankan hak milik motor. Itulah beberapa keuntungan dan kekurangan yanhg wajib anda ketahui dari gadai stnk motor di pegadaian.

 

Author: kioskredit